Halini dilakukan agar memudahkan dalam membuat formula atau rumus pada excel. Cara mencari frekuensi relatif di excel Source: www.teknologiterbaru.id. Mebuat jumlah total di excel. Anda bisa menggunakan fungsi frequency excel untuk membentuk sebuah distribusi frekuensi tabel ringkasan yang menunjukkan frekuensi hitung dari setiap nilai yang
TahapanPenyusunan Tabel Distribusi Frekuensi Tahap 1. Menentukan Nilai Min, Max serta Range (Max-Min). Tahap 2. Menghitung Banyak Kelas (K) dan Panjang Kelas (P). Tahap 3. Menyusun tabel distribusi frekuensi dan menentukan batas interval berdasarkan hasil Tahap 2. Tahap 4. Sorot/Block kolom Frekuensi (N2) kemudian gunakan rumus =FREQUENCY ( )
Caramembuat tabel distribusi frekuensi dengan menggunakan ms. Excel tanpa ribet dan tentunya sangat mudah. Titik tengah kelas atau tanda kelas adalah angka atau nilai data yang tepat terletak di
Fast Money. Salah satu cara untuk mendeskripsikan data mentah raw data adalah dengan menyusunnya kedalam tabel distribusi frekuensi. Dengan tabel distribusi frekuensi ini, akan lebih mudah memahami gambaran data, karena data mentah tersebut sudah dikelompok-kelompokkan berdasarkan pengelompokkan tertentu. Salah satu software statistik yang menurut saya cukup bagus dalam menyusun tabel distribusi frekuensi ini adalah Program SPSS. Meskipun demikian, di Excel kita juga menyusun tabel distribusi frekuensi dari data mentah dengan cara yang relatif mudah. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free February 4, 2015 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Page 1Menyusun Distribusi Frekuensi denganMicrosoft Office ExcelAuthor Junaidi JunaidiSalah satu cara untuk mendeskripsikan data mentah raw data adalah denganmenyusunnya kedalam tabel distribusi frekuensi. Dengan tabel distribusi frekuensi ini, akanlebih mudah memahami gambaran data, karena data mentah tersebut sudah dikelompok -kelompokkan berdasarkan pengelompokkan satu software statistik yang menurut saya cukup bagus dalam menyusun tabeldistribusi frekuensi ini adalah Program SPSS. Meskipun demikian, di Excel kita juga menyusuntabel distribusi frekuensi dari data mentah dengan cara yang relatif latihan, misalnya kita punya data umur dari hasil survai terhadap 20 orangresponden sebagai berikut 20 18 25 30 34 32 35 17 22 21 38 17 28 30 35 36 32 22 30 32Tempatkan data kita ini mulai pada sel A2 sampai A21 range A2A21. Selanjutnya,misalnya kita ingin mengelompokkan atas kelompok umur sebagai berikut<= 1920 – 2425 – 2930 – 3435 – 39Ketikkan angka 19, 24, 29, 34, 39 berturut-turut pada kolom C mulai dari sel C2 sampaiC6 range C2C6. Setelah itu, di sel D2 ketikkan rumus berikut=FREQUENCYA2A21,C2C6. Setelah itu, blok range dari D2D6, kemudian tekan F2 dantekan CTRL+SHIFT+ENTER bersamaan. Maka hasil distribusi frekuensi kita akan muncul padarange D2D6. Kita juga bisa menambahkan persentase di kolom berikutnya. Jumlahkan terlebihdahulu distribusi frekuensi tersebut dan tempatkan jumlahnya pada sel D7. Kemudian pada selE2 ketikkan rumus berikut =D2/D$7*100. Selanjutnya, copy rumus tersebut sampai pada pekerjaan kita, terlihat pada tampilan berikut February 4, 2015 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Page 2Dari tampilan tersebut dapat dikemukakan bahwa yang berumur 19 tahun atau kurangsebanyak 2 orang, antara 20 – 24 tahun sebanyak 4 orang, antara 25 – 29 tahun sebanyak 2orang, dan sebanyak 20 orang. Selanjutnya di kolom E, dapat kita baca bahwa yangberumur 19 tahun atau kurang sebesar 15,00 persen dari keseluruhan responden, yang berumur24 – 29 tahun sebesar 20,00 persen dan seterusnya..REFERENCES1. Frye, CD. 2007. Step by Step Microfost Office Excel 2007. Washington. Microsoft Junaidi, J. 2014. Statistika Deskriptif dengan Microsoft Excel. Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Jambi. Jambi Junaidi JunaidiProgram ORDI merupakan program yang dirancang untuk pengolahan/transformasi data dari skala ordinal ke interval. Berikut ini diberikan penjelasan-penjelasan yang dapat membantu Anda untuk mengoperasikan program Ordi Pengenalan Program Menurut tingkatannya, data secara berurut dari skala terendah ke tertinggi adalah data nominal, ordinal, interval dan ratio. Dalam penggunaan alat analisis, umumnya ditentukan skala minimal dari data yang dibutuhkan. Namun seringkali data yang dimiliki tidak memenuhi persyaratan tersebut. Misalnya, data yang dimiliki berskala ordinal, sementara persyaratan alat analisis membutuhkan data dengan skala minimal adalah data interval. Dalam kondisi tersebut, perlu dilakukan transformasi data dari skala ordinal ke interval. Ordi merupakan program dalam bentuk add-in Excel dan dirancang untuk tujuan mentransformasi data dari skala ordinal ke skala interval. Ordi Versi ini dirancang beroperasi pada lingkungan Microsoft Office Excel 2003 dan 2007. Metode transformasi yang digunakan dalam program Ordi ini adalah method of successive interval, Hays 1976, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut 1. Menghitung frekuensi observasi untuk setiap kategori 2. Menghitung proporsi pada masing-masing kategori 3. Dari proporsi yang diperoleh, dihitung proporsi kumulatif untuk setiap kategori. 4. Menghitung nilai Z distribusi normal dari proporsi kumulatif 5. Menentukan nilai batas Z nilai fungsi padat probabilitas pada absis Z untuk setiap kategori, dengan rumus Dimana π = dan e = Junaidi JunaidiStatistik deskriptif adalah statistik yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan data. Terdapat berbagai cara dalam mendeskripsikan data, yang salah satunya adalah dalam bentuk ukuran-ukuran numerik dari hasil pengolahan terhadap data tersebut. Di dalam Excel, terdapat fungsi-fungsi yang berguna untuk penggambaran pendeskripsian data, misalnya fungsi AVERAGE untuk rata-rata, STDEV untuk standar deviasi dan lainnya. Tulisan ini memberikan berbagai fasilitas Excel yang bisa memunculkan sekaligus beberapa pengukuran yang berguna utuk pendeskripsian by Step Microfost Office ExcelC D FryeFrye, CD. 2007. Step by Step Microfost Office Excel 2007. Washington. Microsoft Press.
Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif dengan Excel Tabel distribusi frekuensi dan tabel distribusi frekuensi kumulatif adalah dua jenis tabel statistika yang sering digunakan untuk memudahkan pembacaan data. Frekuensi kumulatif adalah jumlahan frekuensi sesuai interval, adapun format tabelnya tertera pada gambar di bawah. Pada gambar di atas, tabel adalah tabel distribusi frekuensi yang akan kita rubah ke bentuk tabel distribusi frekuensi kumulatif dengan excel, sedangkan hasil tabel distribusi frekuensi kumulatifnya adalah tabel seperti di atas. Tabel distribusi frekuensi kumulatif adalah tabel yang terdiri dari tiga kolom, kolom pertamanya adalah interval, kolom kedua adalah Frekuensi/f atau banyak data pada setiap intervalnya, dan kolom ketiga adalah kolom fk atau kolom frekuensi kumulatifnya. Pada tabel distribusi frekuensi kita akan memperoleh informasi tentang sebuah interval dan berapa banyak data dalam interval tersebut, namun apabila ada pertanyan berapa banyak data dari interval 1 sampai interval ke 4, tentu dengan tabel distribusi frekuensi kumulatif akan dengan singkat kita memperoleh jawabannya. Itulah salah satu kelebihan yang di miliki tabel distribusi frekuensi kumulatif ketimbang tabel distribusi frekuensi manual untuk mengisi kolom frekuensi kumulatifnya, dengan memperhatikan gambar di atas, pada sel K5 kita isi dengan 9, atau sama dengan kolom f. Sel K6 kita isi dengan 21, diperoleh dari 9 +13 = 22. Sel K7 kita isi dengan 44, diperoleh dari 9 + 13 + 22 = 44. Sel K8 kita isi dengan 73, diperoleh dari 9 + 13 + 22 + 29 = 73. Sel K9 kita isi dengan 115, diperoleh dari 9 + 13 + 22 + 29 + 42 = 115. Sel K10 kita isi dengan 136, diperoleh dari 9 + 13 + 22 + 29 + 42 = 136. Sel K11 kita isi dengan 144, diperoleh dari 9 + 13 + 22 + 29 + 42+ 8 = 144. Sedangkan dengan Ms Excel terdapat fitur-fitur yang akan memudahkan kita untuk menghitung frekuensi kumulatifnya ketimbang perhitungan secara langkah-langkah untuk membuat tabel distribusi frekuensi kumulatifnya dengan excel adalah sebagai berikutBuatlah tabel distribusi frekuensinya di excel terlebih dahulu, perhatikan tabel seperti yang tertera di atas. Buat tabel dengan dua kolom, kolom pertama interval, kolom kedua frekuensi. Setelah itu inputkan semua interval-interval yang ada dan juga frekuensinya. perhatikan video tutorialnya berikut ini. Buatlah tabel distribusi frekuensi kumulatifnya, perhatikan tabel seperti yang tertera di atas, drag sel dari C4 sampai D12, copy lalu pastekan di sel I4. Akan muncul copy dari tabel distribusibusi frekuensinya di sel I4 sampai sel K4 sampai K12 untuk menambahkan kolom baru, kolom ini dinamakan kolom fk / kolom frekuensi kumulatif. Klik sel K4, isi dengan "fk".Drag sel G2 sampai M2, klik "merge & center", kemudian isi selnya dengan "tabel distribusi frekuensi kumulatif".ketiga langkah-langkah di atas, dapat dilihat video tutorialnya berikut terakhir, kita lengkapi kolom ketiga atau kolom frekuensi kumulatifnya, dari sel K5 sampai sel J5 lalu klik kanan dan Copy selnyaKlik sel K5 lalu paste. Kita mencopy frekuensi interval pertama pada sel J5 ke sel K5 ingat pada interval pertama untuk kolom frekuensi dan frekuensi kumulatif adalah samaKlik sel K6, isi dengan rumus "=sumK5;J6" lalu tekan enter, hasilnya adalah 22. sama artinya secara manual kita menjumlah 9 dengan 13 / isi sel K5 dijumlahkan dengan isi sel J6Klik kembali sel K6, arahkan kursor ke pojok kanan bawah sel sampai muncul tanda "+" berwarna hitam. Kemudian drag ke bawah sampai sel K11. Semua sel pada kolom K pada tabel akan selururuhnya terisi sel K5 sampai K11.Kelima langkah-langkah di atas dapat disimak pada video tutorial berikut ini. Popular posts from this blog Cara Menghitung Rata-rata dari Tabel Distribusi Frekuensi dengan Excel Berikut ini adalah sebuah tabel distribusi frekuensi yang akan kita hitung rata-ratanya. TABEL DISTRIBUSI FREKUENSI INTERVAL f 25 – 34 7 35 – 44 16 45 – 54 28 55 – 64 39 65 – 74 43 75 - 84 17 JUMLAH 150 Untuk menghitung rata-ratanya dengan excel, buatlah tabel bantuan menghitung rata-rata dengan empat kolom pada lembar kerja/ worksheet excel. Empat kolom tersebut berisi kolom interval, fi, Xi, fi Xi, seperti gambar berikut. GAMBAR 1 TABEL BANTUN MENGHITUNG RATA-RATA Pada gambar di atas terdapat dua kolom yang belum terisi, yaitu kolom Xi dan kolom fi Xi. Untuk mengisi kedua kolom langkah-langkahnya sebagai berikut. Klik sel D5 inputkan "=sum25+34/2" lalu enter, hasilnya 29,5. Klik sel D6 inputkan "=sum35+44/2" lalu enter, hasilnya 39,5. Klik sel D7 inputkan "=sum Cara membuat tabel distribusi frekuensi relatif dengan excel Tabel distribusi frekuensi relatif merupakan tabel statistika yang sering kita gunakan untuk memudahkan pembacaan data. Perhatikan gambar tabel distribusi frekuensi berikut ini. TABEL DISTRIBUSI FREKUENS I Pada gambar di atas, telah terdapat gambar tabel distribusi frekuensi. Tabel ini terdiri dari dua kolom, kolom pertama adalah kolom interval, sedangkan kolom kedua adalah kolom frekuensi. Misalkan interval pertama 30 - 39 memiliki frekuensi 9, hal ini berarti bahwa pada interval pertama terdapat sebanyak 9 data. Interval kedua 40 - 49 memiliki frekuensi 13, berarti pada interval kedua berisi sebanyak 13 data. Dan seterusnya interval 50 - 59 memiliki sebanyak 22 data, interval 60 - 69 sebanyak 29 data, interval 70 - 79 sebanyak 42 data, interval 80 -89 sebanyak 21 data, dan terakhir interval 90 - 99 sebanyak 8 data. Total banyak datanya adalah 144. Total banyak data/jumlah diperoleh dari 9+13+22+29+42+21+8. Selanjutnya kita akan kita bahas tabel distribusi frekuensi relatif
cara membuat tabel frekuensi di excel